Thursday, August 18, 2011

Sebuah Doa Pak Habibie ketika Merindu Ibu Ainun

Setelah membaca buku Habibie & Ainun, diakhir halaman terdapat sebuah doa yang sangat bagus. Doa ini merupakan bentuk kerinduan Pak Habibie kepada Ibu Ainun (alm). Kala itu Pak Habibie setelah menghadiri Presidential Lecture oleh Barack Obama di Universitas Indonesia dan menerima kunjungan-kunjungan di kediaman beliau, tertidur sesaat dan sekitar pukul 03.00 pagi terbangun disertai rasa gelisah dan kerinduan kepada Ibu Ainun (alm).
Beliau pun bertahajud dan berdoa untuk almarhumah sebelum tiba waktu subuh. Beliau menuliskan doa itu hingga tiba waktu subuh, untuk menenangkan dan mengurangi rasa gelisah beliau. Doa tersebut adalah

MANUNGGAL
ALLAH, lindungilah kami
Dari segala gangguan, godaan, dan kejahatan
Yang datang dari luar dan dalam
Mencemari yang Engkau tanam di diri kami, Bibit Cinta
Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi
Sepanjang masa, kami siram tiap saat dengan kasih sayang
Kami bernaung dan berlindung dibawah Bibit Cinta ini
Cinta yang telah menjadikan kami Manunggal
Manunggal Jiwa, Roh, Batin dan Nurani kami
Sepanjang masa, sampai Akhirat

Terima kasih Allah, ENGKAU telah pisahkan kami
Sementara berada dalam keadaan berbeda
Isteriku Ainun dalam Dimensi Baru dan Alam Baru
Saya dalam Dimensi Alam Dunia
Terima kasih Allah, sebelum kami dipisahkan
ENGKAU telah jadikan kami manunggal
Saya Manunggal dengan Ainun sepanjang masa
Memperbaiki, menyempurnakan dan menyelesaikan
Rumah kami di Alam Dunia sesuai dengan keinginanMU
Ainun manunggal dengan saya sepanjang masa
Membangun "Raga" kami yang Abadi di Alam Baru
Murni, Suci dan Sempurna sesuai dengan keinginanMU

Terima kasih Allah, ENGKAU telah menjadikan bibit Cintamu ini
paling Murni, paling Suci, paling Sejati dan paling Sempurna
Sifat ini di seluruh Alam Semesta hanya mungkin dimiliki ENGKAU

Jika sampai waktunya
Tugas kami di Alam Dunia dan di Alam Baru selesai
Tempatkanlah kami Manunggal di sisiMU
Karena Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi
Dalam "Raga" yang Abadi, dibangun Ainun Manunggal dengan saya sesuai kehendakMU di Alam Baru sepanjang masa
Jiwa, Roh, Batin, "Raga" dan Nurani kami, Abadi sampai Akhirat.

Membaca dan merenungkan doa beliau ini tersentuh, merasakan begitu gelisahnya beliau dan begitu merindunya Pak Habibie kepada Ibu Ainun (alm). Begitu kuat perasaan beliau kepada almarhumah, hingga setelah Ibu Ainun berpisah dari sisi Pak Habibie dipanggil ke sisi Allah SWT, perasaan rindu beliau sangat mendalam.
Inilah sebuah bukti bentukan keluarga Sakinah Ma Waddah Wa Rahmah, yang patut kita jadikan panutan.
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 comments:

Post a Comment